smujib Seseorang yang suka utak-atik hal yang berkaitan dengan teknologi terutama mengenai Android, Komputer, dan Internet. Saat ini menjadi Content Manager di smujib.id

Cara Setting Custom Kernel Menggunakan Kernel Adiutor

3 min read

Cara Setting Custom Kernel Menggunakan Kernel Adiutor

Saya smujib akan membahas sebuah topik yang cukup menarik “tuning custom kernel pada smartphone android” awalnya saya berniat akan membahas overclocking (meningkatkan CPU freq melebihi default).

Tapi overclock hanya support untuk sebagian device dan tidak banyak device yang dapat di overclock jika developer kernel sendiri tidak menambahkan fitur OC kedalamnya, jadi untuk saat ini di tunda dulu pembahasan mengenai overclock lanjut saja mengenai tuning custom kernel.

Oh iya tutorial kali ini di khususkan untuk smartphone android yang sudah di flash menggunakan custom kernel, seperti yang kita tahu kernel adalah wadah atau sistem yang mengatur lalu lintas pada Hardware berbeda dengan ROM yang bekerja pada tingkat software saja, custom kernel sendiri di buat oleh banyak developer dan source yang berbeda-beda,

biasanya custom kernel hanya tersedia untuk device dengan chipset qualcomm atau exynos Samsung dan untuk mediatek (hanya sebagian) karena mediatek terlalu pelit merealease sourcenya untuk kalangan developer.

Setting atau tuning kernel ini biasa di terapkan oleh user yang menginginkan performa yang lebih atau bahkan untuk meningkatkan skor pada Antutu Benchmark dan aplikasi benchmark yang lain.

Berikut ini adalah beberapa settingan yang saya kompilasi dari xda developer,rekan-rekan dan pengalaman pribadi saya sendiri.

Setting Kernel menggunakan Apk adiutor.

  1. Kelas OnDemand Governor: Bekerja pada “CPU freq high pada beban tinggi” Anggota: OnDemand, OndemandX, Intellidemand, Lazy, Lagfree, PegasusQ, HYPER, Wheatley, Hotplug, HotplugX, AbyssPlug, AbyssPlugv2, Nightmare, Sleepy.
  2. Kelas Conservative Governor: Memungkinkan clockspeed terendah sesering mungkin. Anggota: Conservativ, Lionheart, LionheartX
  3. Kelas Interactive Governor: Membuat rentang pada clockspeed,bervariasi berdasarkan CPUfreq table yang tersedia. Anggota: Interactive, InteractiveX, Intelliactive, Lulzactive, Lulzactive, SmartAss, SmartassV2, SmartassH3, Brazilianwax, SavagedZen, Dyninteractive, Interactive Pro
  4. Kelas Unique Governor: Anggota kelas Unique Ini tidak termasuk dalam kategori lain di atas dan memiliki atribut yang unik. Anggota: Userspace, Hemat, Kinerja, Min Max, ZZmove, MSM DCVS, IntelliMM
  5. Kelas Hybrid Governor : Gabungan dari dua atau lebih governor. Anggota: Smartmax, Dancedance, PerformaMayCry(PMC), Ktoonservative, Ktoonservative
Baca juga :  Cara SMS Gratis Tanpa Pulsa

Best Tuning

Settingan terbaik ini saya coba kelompokan menjadi beberapa kategori yang saya dapatkan dari berbagai sumber dan pengalaman selama melakukan tuning kernel.

Frekuensi Min dan Max CPU : default (dikarenakan berbeda-beda tiap device)
Governor : Ondemand / AluCard / Adaptive (Alucard lebih saya sarankan jika pada kernel kalian tersedia)
Hotplug : Intelliplug / Alucard (Alucard lebih saya sarankan jika pada kernel kalian tersedia)
Tune : default
Scheduler : CFQ / ROW / SIO /NOOP
Tune : default
Read ahead : internal dan eksternal set 1024kB
LowMemoryKiller : default
ZRAM : On / Off (OFF kan ZRAM jika menginkan baterai lebih awet tapi performa multitasking akan menurun)
TCP congestion : cubic/westwood

Balance Tune (performa dan baterai)

Frekuensi Min dan Max CPU : default (dikarenakan berbeda-beda tiap device)
Governor : PegasusQ / Weathley / Conservative
Tune : default
Scheduler : SIO atau deadline
Tune : khusus Deadline :
add_random: 1
iostats: 1
nomerges: 0
rotational: 0
rq_affinity: 1
fifo_batch: 4
front_merges: 1
read_expire: 500
write_expire: 3000
writes_starved: 3
Read ahead : internal set 1724kB | external set 2048kB
LowMemoryKiller : default
ZRAM : On / Off (OFF kan ZRAM jika menginkan baterai lebih awet tapi performa multitasking akan menurun)
TCP congestion : cubic/westwood

Gaming Tune (boros baterai performa)

Frekuensi Min dan Max CPU : default (dikarenakan berbeda-beda tiap device)
Governor : Interactive / Lionheart (saya sendiri menggunakan Interactive)
Tune : Lionheart (rasa conservative)
sampling_rate:10000 or 20000 or 50000 (pilih sesuai dengan tingkat aman dan nyaman kalian)
up_threshold:60
down_threshold:30
freq_step:5
Tune : Interactive
above_hispeed_delay: 15000
boost: 0
boostpulse_duration: 60000
go_hispeed_load: 70
hispeed_freq: 1728000
io_is_busy: 0
min_sampling_time: 60000
target_loads: 90
timer_rate: 15000
timer_slack: 60000
Scheduler : SIO / NOOP
Tune : default
Read ahead : internal set 1724kB | external set 2048kB
LMK : default
ZRAM : On / Off (matikan ZRAM jika menginkan baterai lebih awet tapi performa multitasking akan menurun)
TCP congestion : cubic/westwood

Baca juga :  Cara Pulsa Gratis Semua Operator Terbaru 2019

Benchmark Tune

Saya sarankan tune ini hanya digunakan saat kalian ingin melakukan benchmark tidak disarankan untuk penggunaan sehari-hari.

Frekuensi Min dan Max CPU : default (dikarenakan berbeda-beda tiap device)
Governor : Interactive/Lionheart (saya sendiri menggunakan Interactive)
Tune : Lionheart (rasa conservative)
sampling_rate:10000 or 20000 or 50000 (pilih sesuai dengan tingkat aman dan nyaman kalian)
up_threshold:60
down_threshold:30
freq_step:5
Tune : Interactive
above_hispeed_delay: 15000
boost: 0
boostpulse_duration: 60000
go_hispeed_load: 70
hispeed_freq: 1728000
io_is_busy: 0
min_sampling_time: 60000
target_loads: 90
timer_rate: 15000
timer_slack: 60000
Scheduler : FIOPS / deadline / VR
Tune : default
Read ahead : internal set 1724kB | external set 2048kB
LowMemoryKiller : default
ZRAM : On / Off (OFF kan ZRAM jika menginkan baterai lebih awet tapi performa multitasking akan menurun)
TCP congestion : cubic/westwood

Sekian pembahasan tuning Cara Custom kernel kali ini Let’s blow our engine..

Untuk yang kurang jelas,butuh tambahan atau koreksi silahkan tulis pada kolom komentar, untuk fast respond bisa PM via whatsapp.

Jika device kalian tidak support atau terdapat beberapa tune yang tidak ada pada device kalian maka silahkan bertanya we are welcome for any question, cheers.

Pertanyaan??

Bro apakah setingan di atas bisa jadi standar untuk semua jenis Smartphone ?
Tidak , karena CPU,arsitektur ya intinya spesifikasi pada Smartphone berbeda-beda. test and run adalah cara terbaik untuk mengetahui setingan yang pas untuk Smartphone kalian.

Lah gimana supaya mendapatkan setingan yang optimal terutama untuk main game dan harian ?
Kalo di Smrtphone saya dibedakan yang mana setingan game dan harian karena di kernel adiutor sudah terdapat fitur profile dimana kita bisa berpindah-pindah profil setingan.

Apakah tipe dualcore,quadcore,octacore berpengaruh pada jenis setingan ?
Ngaruh banget bro karena setiap CPU mempunyai CPU cycle yang berbeda-beda

smujib Seseorang yang suka utak-atik hal yang berkaitan dengan teknologi terutama mengenai Android, Komputer, dan Internet. Saat ini menjadi Content Manager di smujib.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *